Sri Hayani Mendidik dengan GeMBIRA

Pujian Pak Kentar terhadap Sri pasti bukan tanpa alasan. Sri Hayani, gadis muda yang tumbuh terdidik di Kota Bandung berani mengabdikan diri di Sekolah Garasi yang terletak di Desa Turen Kabupaten Malang. Jauh dari keramaian dan segala kemewahan yang ditawarkan kota tempat saya tumbuh kembang mandiri.

Belajar dan  Bergembira

Sambutan hangat penuh semangat yang ditunjukkan Sri saat saya menemuinya di Sekolah Garasi sangat meyakinkan. Binar bahagia yang terpancar dari mata Sri meyakinkan saya bahwa Sri menikmati kesehariannya disini. Moto sekolah serasa di rumah sendiri sangat pas menggambarkan suasana belajar di Sekolah Garasi.

Suasana belajar di Kelas Khalifah.

image

Tak ada bangku, meja, dan kursi di sekolah ini. Anak-anak menulis di atas bangku. Pak Kentar menyampaikan bahwa metode ini dipilih untuk.menghidupkan kembali belajar a la pesantren.

“Sebelum Mendikbud menyampaikan gerakan 15 menit memnaca sebagai bagian dari penanaman budi pekerti, kami sudah membiasakan 1 jam membaca sejak Sekolah Garasi didirikan, “ujar Pak Kentar saat saya melihat gadis kecil.yang tekun membaca di perpustakaan depan rumahnya. Anak-anak terlihat gbira di setiap ruang belajar mereka.

image

Saya menyempatkan berfoto bersama anak-anak dan guru di depan kelas khalifah sebelum meluncur ke tempat belajar lainnya. Garasi di rumah pemilik bebek ini dipenuhi 2 rombongan belajar saat kami tiba disana. Pak Kentaenjelaskan bahwa anak-anak kelas 2.dan 3 belajar di rumah ini. Rencananya ruang belajar ini akan menjadi kelas vokasi, sedangkan di Kelas Khalifah akan menjadi sentra belajar.sains.

image

Pendidikan Inklusif

MI Amanah, nama resmi.sekolah garasi yang didirikan Pak Kentar. Ruang belajar di madrasah tersebut hanya dipisahkan oleh sekat-sekat tidak permanen. Namun demikian, anak-anak terlihat nyaman belajar dalam bimbingan guru. Ruang kelas tempat Sri mengajar terletak di depan. Beberapa anak penyandang difable di kelas Sri bergantian menyalami saya ketika kami tiba. Mereka terlihat gembira belajar dalam asuhan Sri dan guru-guru lainnya.

image

Waktu pula yang membatasi kegembiraan saya untuk belajar lebih jauh tentang pendidikan inklusif yang dirancang dan dilaksanakan di MI ini. Saya berjanji akan menyesuaikan jadwal pendampingan di Jawa Timur lebih leluasa untuk  belajar lebih banyak lagi di sekolah asuhan Prov Kentar.

Disadur seutuhnya dari : http://sekolahramahanak.com/2015/10/25/sri-hayani-mendidik-dengan-gembira/

Komentar dengan Facebook

komentar